Enlite Asia Digital Festival 2021: Hari Listrik Nasional ke-76

September 2021 – Dalam rangka kolaborasi Hari Listrik Nasional ke-76, dengan dukungan PT PLN (Persero) dan Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia, Enlit Asia menyelenggarakan acara energi terbesar se-ASEAN yakni, Enlit Asia Digital Festival 2021 (“Acara”). Acara virtual ini mendatangkan lebih dari 80 pelaku pasar dalam sektor energi sehingga menjadikan acara ini tujuan ideal bagi para pelaku energi di ASEAN.

Mengusung topik “Piecing Together the Finance Puzzle: Local Banks, International Banks, ECAs, DFIs & the Availability of Capital in a Transitioning ASEAN Energy Sector” Bapak Reynaldi Hermansjah, Presiden Direktur IIF mendapat kesempatan untuk menjadi salah satu panelis bersama dengan perwakilan dari Societe Generale, Asian Development Bank, Japan Bank for International Cooperation dan Logie Group Limited.

Dalam paparannya, Bapak Reynaldi Hermansjah berbagi pengalaman mengenai partisipasi IIF dalam transisi ini melalui proyek yang telah didanai serta potensi-potensi kedepannya. Dalam kesempatan yang sama, diskusi ini juga mengulas tentang permintaan investasi transisi energi di ASEAN, daya tarik pasar dan pengelolaan risiko yang timbul. Sebagai pelaku dalam pembiayaan energi terbarukan di Indonesia, IIF memiliki beragam studi kasus yang sangat menarik untuk diulas.

“IIF menilai transisi energi merupakan hal yang sangat menarik dan sekaligus mendukung  upaya transisi energi konvensional menuju energi terbarukan. Dengan dukungan dan komitmen semua pemangku kepentingan, realisasi investasi transisi energi perlu dikawal. IIF telah berkomitmen dengan melakukan pembiayaan sektor energi terbarukan dari mulai dari tenaga air, mini-hydro, surya, panas bumi, biomassa hingga tenaga bayu. Semoga hal ini semakin meningkatkan kepercayaan pelaku industri dalam negeri untuk mewujudkan transisi energi di Indonesia”, terang Bapak Reynaldi Hermansjah, Presiden Direktur PT IIF.

PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF)

PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) adalah lembaga keuangan swasta non-bank, yang bergerak dalam pembiayaan infrastruktur dan layanan konsultasi yang dikelola secara profesional dan berfokus pada proyek- proyek infrastruktur yang layak secara komersial. IIF didirikan pada 15 Januari 2010 atas inisiatif Pemerintah Republik Indonesia – Kementerian Keuangan Republik Indonesia bersama dengan World Bank, Asian Development Bank (ADB) dan lembaga multilateral lainnya.

Dalam melakukan kegiatan usahanya, IIF menerapkan praktik terbaik berdasarkan standar internasional dalam memberikan kredit, tata kelola perusahaan, dan dalam menerapkan standar perlindungan sosial dan lingkungan untuk memastikan keberlanjutan pembangunan infrastruktur di Indonesia.

Further Queries:

Nastantio W. Hadi
Head of Legal and Corporate Secretary
PT Indonesia Infrastructure Finance
Telp. (021) 2991 5060; Fax. (021) 2991 5061
corsec@iif.co.id


The Most Inspiring CEO For Sustainable Development: Bisnis Indonesia Awards 2021

September 2021 – Masyhur dengan konsep infrastruktur berkelanjutan, PT Indonesia Infrastructure Finance (“IIF”) saat ini berkembang menjadi salah satu pemain terkemuka di industri. Berbagai produk dan skema pembiayaan kreatif tercipta bahkan sebagian di antaranya merupakan yang perdana.

Di bawah kepemimpinan Reynaldi Hermansjah, Presiden Direktur, IIF kembali membukukan laba setelah sempat mengalami kerugian selama dua tahun berturut-turut. Tren positif ini merupakan awal perjalanan yang mengesankan. Selain dari kinerja keuangan, di saat bersamaan IIF juga mendapat pengakuan untuk praktik operasionalnya. Hal ini terbukti melalui penghargaan yang diberikan oleh Bisnis Indonesia Group. Dalam ajang Bisnis Indonesia Awards 2021 (“BIA 2021”), Reynaldi Hermansjah dianugerahi sebagai “The Most Inspiring CEO for Sustainable Development”.

BIA 2021 merupakan perhelatan penghargaan tahunan yang diberikan kepada pelaku pasar di Indonesia atas prestasi dan kinerja yang dihasilkan. Mengusung tema “Growth in Pandemic”, penghargaan ini fokus tidak hanya kepada institusi yang mampu bertahan, namun juga tetap tumbuh selama masa pandemi Covid-19. Penganugerahan yang diadakan secara virtual pada Rabu, 15 September 2021 ini turut dihadiri oleh 50 perusahaan ternama di Indonesia.

“Saya menyampaikan terima kasih atas penghargaan ini. Hal ini dapat tercapai atas dukungan pemegang saham dan seluruh stakeholders IIF termasuk kerja keras dan inisiatif karyawan dan Manajemen sehingga IIF dapat tumbuh dan berkembang seperti saat ini. Layaknya sebuah orkestra, setiap orang mempunyai peran masing-masing dan inilah tugas saya untuk menyatukan keseluruhannya” ucap Bapak Reynaldi Hermansjah, Presiden Direktur PT IIF.

 

PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF)

PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) adalah lembaga keuangan swasta non-bank, yang bergerak dalam pembiayaan infrastruktur dan layanan konsultasi yang dikelola secara profesional dan berfokus pada proyek- proyek infrastruktur yang layak secara komersial. IIF didirikan pada 15 Januari 2010 atas inisiatif Pemerintah Republik Indonesia – Kementerian Keuangan Republik Indonesia bersama dengan World Bank, Asian Development Bank (ADB) dan lembaga multilateral lainnya.

Dalam melakukan kegiatan usahanya, IIF menerapkan praktik terbaik berdasarkan standar internasional dalam memberikan kredit, tata kelola perusahaan, dan dalam menerapkan standar perlindungan sosial dan lingkungan untuk memastikan keberlanjutan pembangunan infrastruktur di Indonesia.

Further Queries:

Nastantio W. Hadi
Head of Legal and Corporate Secretary
PT Indonesia Infrastructure Finance
Telp. (021) 2991 5060; Fax. (021) 2991 5061
corsec@iif.co.id


Universitas Indonesia dan PT Indonesia Infrastructure Finance Tingkatkan Kerja Sama Bidang Sosial dan Lingkungan

September 2021 – Rektor Universitas Indonesia (UI) Prof. Ari Kuncoro, S.E., M.A., Ph.D., dan Presiden Direktur PT Indonesia Infrastructure Finance, Reynaldi Hermansjah, menandatangani Nota Kesepakatan Bersama (NKB) yang dilakukan secara daring pada Rabu 8 September 2021. Hal ini menandai kerja sama awal di antara kedua institusi tersebut untuk meningkatkan kolaborasi dalam bidang program pengabdian dan pengembangan masyarakat dan lingkungan.

Kerja sama yang akan dilakukan UI dan PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) meliputi tiga ruang lingkup, diantaranya menyukseskan pembangunan infrastruktur berkelanjutan di Indonesia yang berlandaskan 8 Prinsip Sosial dan Lingkungan PT IIF yakni, “Social and Environmental Principles” (SEP) dan merencanakan Program Corporate Social Responsibility (CSR) berwawasan sosial dan/atau lingkungan yang memberikan manfaat dalam mengembangkan dan meningkatkan kualitas masyarakat dan/atau lingkungan.

UI dan PT IIF juga akan melaksanakan kerja sama tentang pengabdian dan pengembangan masyarakat serta lingkungan dengan memanfaatkan sumber daya yang dimiliki, dalam rangka mengembangkan dan meningkatkan kualitas masyarakat dan/atau lingkungan demi tercapainya kemaslahatan bersama. Program pengabdian dan pengembangan masyarakat dan lingkungan tersebut mencakup sistem penilaian dan manajemen sosial dan lingkungan (SEMS); tenaga kerja dan kondisi kerja; pencegahan dan pengurangan polusi, dan perubahan iklim; kesehatan masyarakat, keselamatan, dan keamanan; pengadaan tanah dan pemukiman kembali secara tidak sukarela; konservasi keanekaragaman hayati dan pengelolaan sumber daya alam; masyarakat adat; dan benda dan warisan budaya.

Acara penandatanganan naskah NKB tersebut dihadiri oleh Presiden Komisaris IIF Darmin Nasution, Direktur Investasi IIF Idhan Harahap dan Bayu Wirawan serta pimpinan di lingkungan UI Wakil Rektor bidang Riset dan Inovasi drg. Nurtami, Ph.D, Sp.OF(K), Dekan Fakultas Farmasi Dr. Mahdi Jufri, M.Si., Apt, Dekan Fakultas Ilmu Keperawatan Agus Setiawan, S.Kp., M.N., D.N, Direktur Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat Agung Waluyo, Ph.D., Direktur Operasi Dan Pemeliharaan Fasilitas Prof. Dr. Ir. Gandjar Kiswanto, M.Eng., Direktur Kerja Sama Dr. Toto Pranoto, S.E,, M.M., Direktur Sumber Daya Manusia Dr. Abdillah Ahsan, S.E., M.S.E., Direktur Kemahasiswaan Dr. Badrul Munir, ST., M.Eng.Sc, Direktur Riset dan Pengembangan Dede Djuhana, M.Si., Ph.D., Kepala Miriam Budiardjo Resource Center FISIP Evi Fitriani, Ph.D., Sekretaris Pimpinan FEB Herda J.T Pradsmadji, MPd, Wakil Dekan Bidang Pendidikan, Penelitian, dan Kemahasiswaan Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Shuri Mariasih Gietty, Ph.D., Wakil Dekan bidang Sumber Daya, Ventura, dan Administrasi Umum Fakultas Ilmu Komputer Prof. Dr. A. Nizar Hidayanto.

Prof. Ari menyambut gembira kerja sama ini untuk memberikan manfaat dan kebaikan sebesar-besarnya bagi masyarakat melalui Program CSR dan sebagai perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian masyarakat. Menurutnya, selaras dengan peran PT IIF sebagai katalisator dalam percepatan pembangunan infrastruktur di Indonesia, UI hadir sebagai mitra yang dapat berkolaborasi khususnya dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan membumikan keilmuan tersebut melalui bakti pengabdian masyarakat sivitas akademikanya agar pelayanan kepada masyarakat menjadi bentuk sinergitas Perguruan Tinggi dan perusahaan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.

“Melalui kegiatan Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat yang tersebar di 34 provinsi, Universitas Indonesia berkomitmen meningkatkan kontribusi nya pada pencapaian tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dan selaras dengan tujuan tanggung jawab Sosial dari BUMN,” ujar Prof. Ari. Lebih lanjut, ia berharap kerja sama ini dapat memiliki daya ungkit yang tidak hanya bermanfaat bagi perwujudan kerjasama kedua belah pihak, namun yang lebih penting lagi adalah memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

Dr. Darmin Nasution, S.E. bersyukur dan bangga turut hadir menyaksikan penandatangan NKB antara UI dan PT IIF. “PT IIF sebagai lembaga keuangan yang berfokus pada infrastruktur berkelanjutan dan berkepentingan pada aspek sosial dan lingkungan. Dengan penandatangan NKB ini, UI sebagai universitas terbaik di Indonesia yang didukung oleh sumber daya manusia, peneliti, serta akademisi dapat membantu PT IIF mengindentifikasi aspek-aspek sosial dan lingkungan. Tidak hanya mengidentifikasi, namun diharapkan UI dapat memberikan saran apa yang harus dilakukan terkait aspek tersebut untuk memberikan dampak berkelanjutan. Semoga melalui kerja sama ini, CSR dari PT IIF makin berguna bagi masyarakat dan langgeng,” ujarnya.

Senada dengan yang disampaikan oleh Rektor UI, Reynaldi Hermansjah dalam kata sambutannya mengatakan “sebagai agen perubahan dan katalis pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan, IIF secara aktif melaksanakan berbagai kegiatan di luar dari aspek komersial. Kami percaya bahwa aspek keberlanjutan dalam pembangunan juga meliputi tanggung jawab kepada masyarakat dan lingkungan. Melalui penandatanganan kesepakatan ini, kami optimis dapat mewujudkan program CSR yang unggul sebagai bentuk pengabdian lain IIF terhadap masyarakat dan lingkungan. Kesepakatan yang selanjutnya akan dituangkan dalam Program CSR ini, diharapkan dapat berjalan sebaik-baiknya untuk manfaat yang seluas-luasnya sebagai bakti IIF dan UI untuk Indonesia.”

PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF)

PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) adalah lembaga keuangan swasta non-bank, yang bergerak dalam pembiayaan infrastruktur dan layanan konsultasi yang dikelola secara profesional dan berfokus pada proyek- proyek infrastruktur yang layak secara komersial. IIF didirikan pada 15 Januari 2010 atas inisiatif Pemerintah Republik Indonesia – Kementerian Keuangan Republik Indonesia bersama dengan World Bank, Asian Development Bank (ADB) dan lembaga multilateral lainnya.

Dalam melakukan kegiatan usahanya, IIF menerapkan praktik terbaik berdasarkan standar internasional dalam memberikan kredit, tata kelola perusahaan, dan dalam menerapkan standar perlindungan sosial dan lingkungan untuk memastikan keberlanjutan pembangunan infrastruktur di Indonesia.

Further Queries:

Nastantio W. Hadi
Head of Legal and Corporate Secretary
PT Indonesia Infrastructure Finance
Telp. (021) 2991 5060; Fax. (021) 2991 5061
corsec@iif.co.id

Dra. Amelita Lusia, M.Si. CPR 
Kepala Biro Humas dan KIP UI
Media contact: Mariana Sumanti, S.Hum, Wanda Ayu Agustin, S.IP
(Media Relations UI, humas@ui.ac.id ; 08151500-0002)


The Asset Triple A Infrastructure Awards 2021

Agustus 2021 – Pasar Asia telah lama menarik kehadiran perusahaan multinasional dan investor global yang besar. Menjadi benua terbesar dan terpadat di dunia, Asia memberikan banyak peluang dan dukungan untuk ekosistem bisnis. Dengan demikian, Asia membutuhkan investasi infrastruktur yang besar dalam kerangka berkelanjutan. Salah satu sektor infrastruktur berkelanjutan yang saat ini sedang berkembang pesat adalah energi terbarukan, dimana dukungan PT Indonesia Infrastructure Finance (‘IIF’) telah terbukti dengan menjadikan ini sebagai salah satu sektor unggulan dalam portofolionya.

Pada Juli 2021, sebuah perusahaan multi-media yang berbasis di Hong Kong, Asset Publishing and Research Ltd. (“The Asset”) memberikan penghargaan kepada IIF untuk dua proyek energi terbarukannya. Proyek yang mendapatkan penghargaan bergengsi The Asset Triple A Infrastructure Awards 2021 ini adalah proyek Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (“PLTB”) di Sulawesi Selatan dan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (“PLTA”) di Sumatera.

PLTB yang didanai IIF ini disebut-sebut sebagai proyek pertama di Indonesia dan terbesar di Asia Tenggara menghasilkan 70MW energi. Transaksi ini dinobatkan sebagai “Energy Deal of the Year” dalam kategori Wind. Untuk proyek ini, IIF bertindak sebagai mandated lead arranger, underwriter dan bookrunner dengan nilai kesepakatan lebih dari US$14 juta.

Sedangkan proyek PLTA yang berlokasi di Sumatera, memberikan nilai dalam mendukung operasi jangka panjang untuk menyediakan pasokan listrik yang murah, terbarukan dan andal di provinsi Sumatera Utara. Dalam proyek ini, IIF bertindak sebagai pemberi pinjaman dengan total fasilitas pinjaman lebih dari US$200 juta.

“Mendapatkan penghargaan tingkat internasional merupakan pencapaian yang berarti bagi kami. Ini tidak berarti IIF berpuas diri meraih kesuksesan, melainkan menjadikan sebuah pemicu agar IIF terus berkontribusi dengan baik untuk pembangunan Indonesia, khususnya pembangunan yang berkelanjutan. Proyek yang bagus menghasilkan keuntungan, namun proyek yang hebat menghasilkan dampak!” ucap Bapak Reynaldi Hermansjah, Presiden Direktur IIF.

PT Indonesia Infrastructure Finance

PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) adalah lembaga keuangan swasta non-bank, yang bergerak dalam pembiayaan infrastruktur dan layanan konsultasi yang dikelola secara profesional dan berfokus pada proyek- proyek infrastruktur yang layak secara komersial. IIF didirikan pada 15 Januari 2010 atas inisiatif Pemerintah Republik Indonesia – Kementerian Keuangan Republik Indonesia bersama dengan World Bank, Asian Development Bank (ADB) dan lembaga multilateral lainnya.

Dalam melakukan kegiatan usahanya, IIF menerapkan praktik terbaik berdasarkan standar internasional dalam memberikan kredit, tata kelola perusahaan, dan dalam menerapkan standar perlindungan sosial dan lingkungan untuk memastikan keberlanjutan pembangunan infrastruktur di Indonesia.

Nastantio W. Hadi
Head of Legal and Corporate Secretary
PT Indonesia Infrastructure Finance
Telp. (021) 2991 5060; Fax. (021) 2991 5061
corsec@iif.co.id


Peran Swasta dan Penyedia Dana Internasional: IIF Dalam Global Infrastructure Investment Forum 2021

Jakarta, Juni 2021 – Hadirnya pandemi yang tidak terduga ini telah meluluhlantakkan perekonomian dengan dampak masif yang dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Kendati demikian, optimisme tetap terjaga melalui percepatan program vaksinasi untuk mencapai herd immunity dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang dilakukan oleh Pemerintah.

Dalam mendukung program Pemerintah dalam percepatan pembangunan infrastruktur, Global Infrastructure Investment Forum 2021 (“GIIF 2021”) diselengarakan yang dihadiri para pakar untuk membahas isu terkini dimana PT Indonesia Infrastructure Finance (“IIF”) merupakan salah satu pembicara yang diundang.

Tahun ini, GIIF 2021 mengambil tema “Elevating Together: Infrastructure New Paradigm for a Winning Future” dengan topik utama mengenai pemulihan ekonomi selepas pandemi, pemanfaatan investasi dan sovereign wealth fund, informasi ketersediaan 5G di Indonesia dan sosialisasi pembangunan yang berkelanjutan. 

Bapak Reynaldi Hermansjah, Presiden Direktur IIF, berbagi tentang peran IIF dan strategi kedepannya. Pada kesempatan ini, Bapak Reynaldi juga membahas langkah jangka panjang yang ditempuh IIF dalam komitmennya sebagai katalis. Pendekatan IIF yang unik untuk menyediakan produk tailor-made dalam membantu klien terdampak pandemi dan optimisme IIF melalui produk inovatif lainnya.

“Terlepas dari waktu yang sangat menantang ini, kita senantiasa memperkuat diri untuk memberikan solusi terbaik bagi stakeholders. GIIF 2021 sangat bermanfaat dalam meningkatkan kepercayaan investor, publik dan pemangku kepentingan lain dalam pemulihan ekonomi kita.” terang Bapak Reynaldi Hermansjah.

PT Indonesia Infrastructure Finance

PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) adalah lembaga keuangan swasta non-bank, yang bergerak dalam pembiayaan infrastruktur dan layanan konsultasi yang dikelola secara profesional dan berfokus pada proyek- proyek infrastruktur yang layak secara komersial. IIF didirikan pada 15 Januari 2010 atas inisiatif Pemerintah Republik Indonesia – Kementerian Keuangan Republik Indonesia bersama dengan World Bank, Asian Development Bank (ADB) dan lembaga multilateral lainnya.

Dalam melakukan kegiatan usahanya, IIF menerapkan praktik terbaik berdasarkan standar internasional dalam memberikan kredit, tata kelola perusahaan, dan dalam menerapkan standar perlindungan sosial dan lingkungan untuk memastikan keberlanjutan pembangunan infrastruktur di Indonesia.

Nastantio W. Hadi
Head of Legal and Corporate Secretary
PT Indonesia Infrastructure Finance
Telp. (021) 2991 5060; Fax. (021) 2991 5061
corsec@iif.co.id


Idul Adha 1442 H: IIF Care and Share

Jakarta, Juli 2021 – PT Indonesia Infrastructure Finance (“IIF”) aktif dalam membangun Indonesia tidak hanya melalui pembiayaan proyek infrastruktur yang tersebar dari Sumatera hingga Papua. Dengan kehadirannya di berbagai pulau, dalam kesempatan perayaan Idul Adha 1442 H IIF berinisiatif untuk berbagi dengan masyarakat melalui hewan kurban .

Setiap tahunnya, IIF bersama dengan Special Mission Vehicle lainnya dibawah koordinasi Kementerian Keuangan (“KemenKeu”), berpartisipasi dalam pembelian hewan kurban sapi untuk mendukung program Kemenkeu “Kemenkeu Satu Peduli di Masa Pandemi” sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.

Pada tahun ini, IIF bekerja sama dengan klien untuk menyalurkan hewan qurban di area-area proyek di Garut, Kabupaten Gorontalo Utara dan Kabupaten Morowali Utara.

Meskipun melalui tahun yang penuh tantangan, IIF tetap senantiasa melakukan aksi nyata dalam kewajiban kemanusiaan.

 

PT Indonesia Infrastructure Finance

PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) adalah lembaga keuangan swasta non-bank, yang bergerak dalam pembiayaan infrastruktur dan layanan konsultasi yang dikelola secara profesional dan berfokus pada proyek- proyek infrastruktur yang layak secara komersial. IIF didirikan pada 15 Januari 2010 atas inisiatif Pemerintah Republik Indonesia – Kementerian Keuangan Republik Indonesia bersama dengan World Bank, Asian Development Bank (ADB) dan lembaga multilateral lainnya.

Dalam melakukan kegiatan usahanya, IIF menerapkan praktik terbaik berdasarkan standar internasional dalam memberikan kredit, tata kelola perusahaan, dan dalam menerapkan standar perlindungan sosial dan lingkungan untuk memastikan keberlanjutan pembangunan infrastruktur di Indonesia.

Nastantio W. Hadi
Head of Legal and Corporate Secretary
PT Indonesia Infrastructure Finance
Telp. (021) 2991 5060; Fax. (021) 2991 5061
corsec@iif.co.id


SPAM Pekanbaru: Fasilitas Sindikasi Untuk Pengadaan Air

Juli 2021 – Setelah paruh pertama tahun 2021, PT Indonesia Infrastructure Finance (“IIF”) bertindak sebagai Mandated Lead Arranger untuk Fasilitas sindikasi Senior Term Loan. Fasilitas tersebut adalah untuk Sistem Penyediaan Air Minum Tirta Siak Pekanbaru yang dilaksanakan dengan skema Kerjasama Pemerintah-Badan Usaha (“KPBU”). Fasilitas yang diberikan adalah sebesar Rp337.340.000.000.

Dalam rangka meningkatkan ketersediaan air di wilayah Kota Pekanbaru, Pemerintah Kota Pekanbaru bermaksud untuk meningkatkan cakupan pelayanan air minum perpipaan melalui skema KPBU. Melalui proyek ini, diharapkan dapat merehabilitasi instalasi pengolahan air yang ada dan membangun instalasi pengolahan air (“IPA”) baru yang terletak di daerah Tampan, yang akan meningkatkan kapasitas IPA saat ini dari 340 Lps menjadi 750 Lps selama masa konstruksi 6 tahun.

Sumber air baku untuk Proyek ini adalah Sungai Siak yang terletak di Kota Pekanbaru. Proyek ini diperkirakan melayani ± 61.000 Sambungan Rumah yang mencakup 7 kecamatan dan 31 kelurahan. Kecamatan tersebut antara lain Kecamatan Kota Pekanbaru, Kecamatan Lima Puluh, Kecamatan Sukajadi, Kecamatan Sail, Kecamatan Senapelan, Kecamatan Payung Sekaki, dan sebagian Bukit Raya.

“IIF bangga bisa terlibat dalam proyek besar ini. Prinsip keberlanjutan kami disalurkan melalui sektor pembiayaan kami. Karena ini bukan kesepakatan KPBU pertama kami, kami menantikan kesepakatan yang lebih bermanfaat dan berdampak positif bagi masyarakat” seperti dijelaskan oleh Bapak Idhan Harahap, selaku Direktur Pelaksana IIF.

 

PT Indonesia Infrastructure Finance

PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) adalah lembaga keuangan swasta non-bank, yang bergerak dalam pembiayaan infrastruktur dan layanan konsultasi yang dikelola secara profesional dan berfokus pada proyek- proyek infrastruktur yang layak secara komersial. IIF didirikan pada 15 Januari 2010 atas inisiatif Pemerintah Republik Indonesia – Kementerian Keuangan Republik Indonesia bersama dengan World Bank, Asian Development Bank (ADB) dan lembaga multilateral lainnya.

Dalam melakukan kegiatan usahanya, IIF menerapkan praktik terbaik berdasarkan standar internasional dalam memberikan kredit, tata kelola perusahaan, dan dalam menerapkan standar perlindungan sosial dan lingkungan untuk memastikan keberlanjutan pembangunan infrastruktur di Indonesia.

Nastantio W. Hadi
Head of Legal and Corporate Secretary
PT Indonesia Infrastructure Finance
Telp. (021) 2991 5060; Fax. (021) 2991 5061
corsec@iif.co.id